Tips

Tahun 2020 adalah masa depan, selain dari pandemi hebat yang melanda. Dengan kemajuan teknologi dan kehadiran AI (Artificial Intelligence/Kecerdasan buatan), mungkin kamu berharap melihat mobil yang bisa mengemudi dengan sendirinya, tapi mengapa hal ini tidak terjadi? Semua orang sangat penasaran bagaimana sebuah mobil dapat mengemudi dan melaju dengan sendirinya secara otomatis. Tapi, meskipun ada upaya yang luar biasa dari pabrik mobil terkemuka seperti Tesla, Ford, Audi dan Volvo yang mencoba membuka jalan dengan teknologi mereka, mobil otonom masih berada di luar jangkauan.

Kamu bisa membeli mobil yang mampu mendeteksi tabrakan dengan mengerem secara otomatis, atau yang bisa membantumu tetap berada dalam jalur, tapi fitur-fitur ini tidak membuat mobil ini mengemudi dengan sendirinya. Jadi, dalam waktu dekat untuk Indonesia, apakah mobil otonom adalah sesuatu untuk diantisipasi atau hanyalah sebuah mimpi belaka?

Sebenarnya, Bagaimana Cara Kerja Mobil Otonom?

Ide di balik mobil tanpa pengemudi sebenarnya simpel saja. Pilihlah sebuah mobil, pasang kamera di semua sudutnya untuk melacak objek di sekitarnya dan biarkan mobil tersebut bereaksi seakan-akan mobil itu akan menyetir. Ajari komputer di dalam mobil tentang aturan di jalan dan setel mereka untuk menavigasi ke tujuan mereka sendiri. Meskipun mengikuti daftar aturan adalah kunci saat mengemudi, hal ini tidak cukup agar bisa mengemudi sebaik manusia karena kita melakukan hal-hal seperti melakukan kontak mata dengan pengemudi lain ketika berada di persimpangan untuk menentukan siapa yang pergi lebih dulu, bereaksi terhadap kondisi cuaca yang berbeda dan juga membuat keputusan yang akan sulit dilakukan AI dalam aturan yang diprogram. Beberapa hal lainnya termasuk melatih komputer mobil untuk membuat gambaran tentang keberadaan mobil lain, pengendara sepeda, pejalan kaki, dan rintangan serta di mana mereka bergerak saat itu. Walaupun beberapa hal ini tampak mudah, sebenarnya mereka sangat rumit.

Mobil Otonom: Apakah Mereka Aman?

Banyak yang meragukan keefisien teknologi mobil tanpa pengemudi. Apakah jenis mobil ini aman untuk dikendarai di jalan? Berikut adalah 5 alasan mengapa mobil tersebut tidak mungkin dikendarai di Indonesia saat ini:

Sistem Sensor

Mobil tanpa pengemudi dilengkapi dengan sensor, kamera dan radar yang berbeda yang bisa membantu mobil tersebut “melihat” dan memantau objek yang berbeda di jalan, serta melacak arah dan kecepatan kendaraan lain. Mobil ini juga diciptakan dengan Lidar (Light Detection and Ranging alias Deteksi Rentang dan Cahaya) yang menggunakan cahaya laser untuk mengukur jarak antara mobil dan objek di sekitar mobil. Lidar akan mengirim informasi tersebut ke sistem kontrol mobil untuk memutuskan apakah mobil harus menambah kecepatan atau mengerem.

Tapi di Indonesia, dengan kondisi lalu lintas dan cuaca yang tidak menentu serta budaya vandalisme yang dikenal dengan merusak rambu-rambu jalan, faktor-faktor ini bisa memengaruhi keakuratan sensor dalam membaca sehingga jenis mobil ini tidak aman untuk dikendarai.

Kecerdasan Buatan

Mobil tanpa pengemudi menggunakan kecerdasan buatan untuk memproses data yang dikumpulkan dari sensor yang kemudian diproses untuk mengetahui langkah selanjutnya yang harus diambil. Algoritma ini akan mengidentifikasi dan mengategorikan objek berdasarkan kategori-kategori yang berbeda – pejalan kaki, rambu-rambu jalan dan lainnya yang kemudian akan menentukan langkah yang harus diambil selanjutnya, apakah harus mengerem atau melaju lebih cepat.

Tapi saat ini, algoritma tersebut tidak menjamin keefektifan dan keselamatan. Nyatanya, tidak ada standarisasi khusus tentang bagaimana kecerdasan buatan ini akan dilatih, diuji, atau divalidasi.

Sistem Jalan Terbuka

Di Jakarta, terutama di Jalan Raya Pasar Minggu, Jalan Raya Joglo dan Jalan Industri ke arah Kemayoran, selalunya sibuk dengan konstruksi, pekerjaan jalan dan pengalihan jalan karena meningkatnya jumlah kendaraan di jalan setiap tahunnya. Mobil otonom mungkin melewati jalan-jalan ini dan berpapasan dengan objek yang belum pernah mereka lihat dalam sesi pelatihan sebelumnya. Hal ini bisa merumitkan proses pengidentifikasian objek yang kemudian memengaruhi keefektifan sistem. Karena itulah, mobil tanpa pengemudi harus selalu diperbarui dan ditingkatkan setiap saat. Tanpa pembaruan berkelanjutan, perangkat lunak yang ada tidak akan dapat mendukung versi jalan terbaru.

 Aturan Jalan Raya

Saat ini, aturan jalan raya dan standar mengemudi untuk mobil tanpa pengemudi belum ada dalam industri otomotif. Ada aturan internasional yang ditetapkan untuk sistem mobil tanpa pengemudi yang memiliki persyaratan yang relevan, tapi hal ini masih belum menyelesaikan masalah sensor, kecerdasan buatan dan operasi lain yang disebutkan di atas. Dengan undang-undang yang ada, beberapa pertanyaan yang mungkin timbul antara lain:

  • Siapa yang bertanggung jawab atas kecelakaan yang melibatkan mobil tanpa pengemudi?
  • Apakah MOT akan mengeluarkan surat izin mengemudi percobaan bagi   mereka yang memiliki mobil otonom?
  • Apakah ada prosedur operasi standar yang harus diikuti sebelum pemerintah mengizinkan mobil-mobil ini berada di jalan?
Penerimaan Sosial

Penerimaan sosial tidak hanya melibatkan pemilik mobil tanpa pengemudi tapi juga individu lainnya yang berada di jalan yang sama. Masyarakat harus dilibatkan dalam pengambilan keputusan tentang identifikasi dan penerimaan mobil tanpa pengemudi. Tanpanya, risiko penolakan sosial terhadap teknologi ini sangat tinggi. Dalam kenyataannya, tanpa kerja sama komprehensif yang menjadikan mobil ini aman, banyak pihak yang mempertanyakan aspek keselamatannya meski dikatakan mampu mengurangi risiko kecelakaan akibat kelalaian.


Dengan semua faktor ini, apa kamu pikir Indonesia siap untuk menerima mobil otonom pertama? Merek dan model mobil apa yang kamu nantikan? Jika kamu sedang mencari mobil impian (bukan mobil otonom untuk saat ini) dan ingin menjual mobil yang sedang kamu pakai, kunjungilah Carsome, di mana kamu bisa menjual mobilmu dalam 1 Jam* dengan praktis.

Apakah Indonesia Siap untuk Mobil Otonom?

Tahun 2020 adalah masa depan, selain dari pandemi hebat yang melanda. Dengan kemajuan teknologi dan kehadiran AI (Artificial Intelligence/Kecerdasan buatan), mungkin kamu berharap melihat mobil yang bisa mengemudi dengan sendirinya, tapi mengapa hal ini tidak terjadi? Semua orang sangat penasaran bagaimana sebuah mobil dapat mengemudi dan melaju dengan sendirinya secara otomatis. Tapi, meskipun ada upaya …

Apakah Indonesia Siap untuk Mobil Otonom? Read More »

101 Istilah Pada Bagian Mobil

Mobil memiliki bahasa tersendiri. Istilah-istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan mobil terkadang membingungkan, seperti mesin yang menjalankan mobil. Tenang saja, kamu tidak perlu mengetahui setiap istilah dalam kamus mobil untuk memahaminya, tapi mengetahui beberapa istilah pastinya berguna. Selain itu, mengetahui istilah-istilah ini membantumu untuk memahami mobilmu dengan lebih baik, atau jika kamu ingin membeli atau menjual …

101 Istilah Pada Bagian Mobil Read More »

Tingkatkan Nilai Jual Mobilmu

Memikirkan cara yang efektif untuk mendapat harga terbaik sebelum menjual mobilmu bukanlah hal yang mudah dan terkadang membuat kepala pusing. Ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan agar bisa sukses menjual mobilmu dengan penawaran tertinggi. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk meningkatkan harga mobilmu sebelum menjualnya. Servis Mobilmu Hal pertama yang harus …

Tingkatkan Nilai Jual Mobilmu Read More »

Tips Membersihkan dan Membasmi Kuman Kabin Mobilmu

Tips Kebersihan Kabin Mobil Walaupun sebagian pemilik mobil mungkin berpikir terlalu membosankan untuk membersihkan bagian dalam mobil mereka dengan seksama, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan oleh New England Journal of Medicine menyatakan bahwa Covid-19 bisa hidup hingga 4 jam pada tembaga, hingga 1 hari pada kardus, dan hingga 3 hari pada plastik dan besi tahan …

Tips Membersihkan dan Membasmi Kuman Kabin Mobilmu Read More »

Tips Cegah Penularan Virus Covid-19 Lewat Transportasi Umum

Tindakan Preventif Agar Tetap Aman Dari Covid-19 Source: Tribun News Dengan adanya kebijakan untuk bekerja, belajar dan beribadah dari rumah karena penyebaran virus Covid-19 yang semakin meningkat, sebagian orang tetap harus melakukan aktivitas di luar rumah. Menggunakan transportasi umum terkadang tak dapat terhindarkan. Padahal, transportasi umum adalah salah satu sarana yang memiliki risiko penularan virus …

Tips Cegah Penularan Virus Covid-19 Lewat Transportasi Umum Read More »

Cegah Tilang Saat Berkendara, Ini Tips Penggunaan Masker yang Benar

Sumber: World Health Organization (WHO) Pemerintah gencar melakukan sosialisasi Gerakan 3 M di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). Gerakan 3 M tersebut meliputi memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Gerakan ini merupakan salah satu upaya pencegahan untuk memutus rantai penularan COVID-19 di Indonesia. Salah satu gerakan yang kini menjadi fokus pemerintah dan gencar disosialisasikan …

Cegah Tilang Saat Berkendara, Ini Tips Penggunaan Masker yang Benar Read More »